JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengembangkan delapan atribut yang akan diterapkan dalam konsep smart city di kota dan kabupaten Indonesia. Delapan atribut tersebut nantinya dapat menjadi indikator untuk melihat suksesnya implementasi smart city yang dicanangkan.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan delapan indikator tersebut merupakan inovasi dari konsep green city yang sebelumnya pernah diterapkan pada 112 kota/kabupaten di Indonesia.

"Delapan indikator ini merupakan inovasi dari konsep green city yang digabungkan dengan penggunaan sistem teknologi informasi dan komunikasi pintar. Nantinya indikator ini akan berguna sebagai target perkembangan kota cerdas di Indonesia," ujar Basuki saat acara Peluncuran Indeks Kota Cerdas Indonesia 2015 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2015).

Basuki menjabarkan delapan indikator dalam konsep smart city tersebut, antara lain smart development planning, smart green open space, smart transportation, smart waste management, smart water management, smart building, dan smart energy.

"Delapan indikator dalam smart city ini tetap bertujuan untuk membuat tata kelola kota yang berkelanjutan. Hal ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat kota/kabupaten yang mengusung konsep smart city," tandas Basuki. (Dimas Jarot Bayu)

 

Editor : Hilda B Alexander

Sumber : http://properti.kompas.com/read/2015/03/24/220000321/Catat.Delapan.Indikator.Smart.City.

Baca juga Jusuf Kalla Resmikan Peluncuran Indeks Kota Cerdas Indonesia


Add comment


Security code
Refresh